Rishela's Blog

kereta nirwana sang senja

Archive for March, 2011

Phone (Joke)

Friend: “Where are you?”
You: “Robbing a bank”
Friend: “Omg really?”
You: “No wtf! You called my house phone where do you think I am?!”

Bukan Daun Saja

Pernah melihat bunga berwarna hijau???

Mungkin ada beberapa dari pembaca sekalian yang sudah sering menemukan bunga berwarna hijau, namun mungkin ada beberapa yang beranggapan bahwa warna hijau itu hanya identik dengan dedauan ataupun rerumputan. Berikut beberapa jenis bunga berwarna hijau tersebut:

1. Mawar Hijau

2. Euphorbia characias

3. Kermit

4. Winter Roses

5. Hacquetia epipactis

6.  Unknown

Ruang Mendung

Koyakkan nyawa menguntai duka
Menyisakan tubuh yang berselimut luka
Perlahan sunyi menyinggahi jiwa
Menghardik hening berlumpur lara

Hempasan bencana merampas bahagia
Mencipta mendung di tengah decak tawa
Kuas nirwana pun mulai menoreh nama
Menyibak tangis yang dilantunkan pada sang Kuasa

Haturan kata seakan punah
Terkubur rata dengan airmata
Kini Luapan angan menghabur perih
Terkaram bisu di bebatuan pusara

Be Positive!

Sering kali begitu banyak hal yg membuat kita kesal dan juga marah oleh karena beberapa hal yg terjadi dikeseharian hidup kita, tapi andai saja kita menyikapinya bukan saja dari sisi negatifnya mungkin akan begitu banyak sisi positif yg bisa kita petik. Simak beberapa hal berikut:

Terkadang kita sering kesal jika mendengar anggota keluarga kita mengomel di rumah, namun jika dilihat dari sisi positifnya seharusnya kita bersyukur karena kita masih punya Keluarga.

Tak jarang kita merasa lelah & stress setelah pulang berkerja, namun jika dilihat dari sisi positifnya itu berarti kita mampu Bekerja Keras.

Rasa lelah seringkali bertambah jika kita harus membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu di rumah, namun sadarkah kita akan satu hal.. Itu berarti kita punya Teman.

Keluhan jg seringkali keluar ketika kita harus mencuci dan menyetrika tumpukan baju, namun pada kenyataannya hal itu berarti kita masih mampu membeli Pakaian.

Membersihkan halaman rumah, jendela, memperbaiki talang & got, itu berarti kita memiliki Tempat Tinggal.

Tak jarang tekanan yg kita peroleh dari rekan kerja/bisnis yang mengesalkan membuat kita kehilangan kesabranan, namun sadarkah kita bahwa itu menandakan karier/bisnis kita masih bergerak & berjalan.

Mendapatkan banyak komplainan dari customer kita menandakan bahwa customer kita masih ada & masih loyal & menginginkan perubahan ke arah lebih baik.

Ketidaknyamanan ketika mendengar nyanyian suara yang fals sering juga membuat kita ingin menutup telinga, akan tetapi bila kita tilik sisi positifnya, itu berarti kita masih bisa mendengar.

Mendengar bunyi jam alarm di pagi hari, itu berarti kita masih hidup dan diberi kesempatan melewati hari baru yg berharga.

Jadi bagaimana, Masihkah amarah dan aura gelap kalian ijinkan bersarang di hati dan pikiran kalian? ataukah kalian akan memberi ruang yg megah pada pemikiran yg positif dan hati yg mampu melenyapkan amarah? 😉

Jangan

12 kata “Jangan” yg perlu dihindari :

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka
kamu akan bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu
semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka
kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah
dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan…

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi
pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka
inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek
akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,
maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan
tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki
yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,
maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka
bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa !!!

🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

Beda tapi satu tujuan

Peristiwa bencana alam kembali terjadi di beberapa daerah di belahan bumi ini, entah sudah berapa banyak korban nyawa maupun harta yang terenggut. Berikut adalah beberapa karakter orang ketika dihadapkan dengan musibah tersebut:

1. Panik yang berlebihan

Ciri orang seperti ini cukup mengkhawatirkan, terbukti dari sebuah fakta adanya orang yang meninggal saking paniknya mendengar berita bencana yang akan melanda. Tapi yang lucunya dia meninggal bukan dikarenakan bencana yang di maksud, melainkan karena reaksi dari kepanikan yang berlebihan pada orang itu yang membuatnya kebingungan untuk segera menyelamatkan dirinya. Namun di saat ingin mengevakuasi diri sendiri dia malah tersandung seutas kabel dan terjatuh dari lantai atas yang mengakibatkan kematian.

2. Pura-pura tenang

Biasanya orang seperti ini awalnya terlihat begitu tenang ketika mendengar kabar akan adanya bencana atau musibah, namun ketika dia melihat orang lain mulai panik ketenangan yang ditunjukkannya pun perlahan luntur.

3. Pasrah

“sudahlah tidak usah terlalu dipikirkan, kalau memang sudah ajalnya toh lari kemana pun tetap tidak akan selamat.”

Itulah kalimat ampuh yang biasanya dikeluarkan oleh orang yg bersikap pasrah.

4. Sang penenang

Ciri orang seperti ini memang sangat dibutuhkan oleh si panik dan si pura-pura tenang, adanya orang seperti itu akan membuat mereka menjadi tidak gegabah dalam mengambil tindakan penyelamatan diri. Perkataan dan tindakan yang dilakukan oleh si penenang biasanya mampu menghipnotis mereka yang terlihat begitu panik.

5. Reporter

Karakter yang seperti ini selalu saja mengupdate kondisi terkini dari kejadian yang dia lihat maupun dia dengar. Orang seperti ini jarang sekali merasa takut akan hadirnya bencana, malah mungkin dia menganggap itu adalah hal yang sangat menarik untuk dipublikasikan dan menaikkan popularitas dia di dunia maya. Dan tentu saja orang seperti ini akan lebih memilih menyelamatkan Gadgetnya ketimbang hartanya.

Yah walaupun berbeda-beda karakternya, tapi tujuannya masih sama kok. Yaitu ingin selamat dari bencana apapun…