Rishela's Blog

kereta nirwana sang senja

Archive for December 23, 2010

Berharga

Tak kusangka akan melihat teduhnya parasmu lagi,
Kuraih tatapan hangatmu dengan seutas senyuman,
Berharap ini tak lekas berlalu,
Ketika suara lembutmu menyebut namaku,
Aku hanya mampu membalasnya dengan rinai airmata,
Ternyata suara itu kudengar lagi,
Ternyata namaku masih mampu kau ucapkan,
Isak tangis ini menyiratkan betapa berharganya hal itu untukku.

Sekuntum penat beranjak lalu karena hadirmu,
Separuh hari terasa sepintas karena rinduku yang tak berujung padamu,
Menganyam tawa bersamamu adalah hal yang kunanti,
Kecupanmu,
Pelukkanmu,
Selalu terbungkus rapih dalam mindaku,
Dan kini, terluput sudah seluruh penantian di hati.

…….
Sayup-sayup sadar menjemput lelapku,
Sedetik bahagiaku pun mengangin,
Berlumpur kecewa kuusap kesalku,
Tersaji lagi kehampaan di sini,
Sungguh jiwaku berbangsa sepi,
Menelan kenyataan akan hadirmu yang hanya sebatas mimpi…