Rishela's Blog

kereta nirwana sang senja

Merapuh

Cerna ucapku dengan logika, bukan dengan egomu!

Dewasakah dirimu ‘tuk taklukkan benakku yang diam-diam teracuni kejenuhan?

Senyumpun seolah enggan menghias wajah redupku!

Jenuh itu tidak seperti rasa lapar yang mudah ditawar dengan makanan!

Tidak juga seperti memotong rambut saat kau gerah pada model yang sama!

Tapi seperti saat kau mengunyah makanan, dimana semakin kau kunyah

Maka kau akan mengunyahnya terus sampai habis dan tidak bersisa!

Mengunyah makanan membutuhkan waktu, begitu pula ketika jenuh ini ingin kusingkirkan!

Makan sampai habis tak bersisa, jika jenuh masih tersisa dia akan mudah membunuhmu!

Membunuh rasamu dan rasaku yang tak sepantar!

Membunuh logikaku dan egomu yang berbuah kehancuran!

Membunuh benakku dan hatimu yang muram pekat!

Hingga diakhir cerita membunuh jiwaku dan ragamu yang sepi!

Baru terlewat 2 purnama,

Namun jenuh itu seolah menyeretku pada 200 purnama!

Akan kubiarkan kau lalu,

Bagai awan mendung yang perlahan lenyap!

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: