Rishela's Blog

kereta nirwana sang senja

Goodbye…

Kemarin malam, mantan saya minta waktu untuk kita ketemuan. Tidak seperti biasanya, kali ini dia benar-benar memohon agar saya bisa meluangkan waktu untuk bertemu dengan dia.

Awalnya saya menolak dengan alasan saya ada keperluan lain dan saya tidak yakin bisa buat janji untuk bertemu dengan dia.

Mendengar penolakan saya, dia semakin memperjelas alasan kenapa dia ingin sekali bertemu dengan saya walaupun hanya sebentar.

Ternyata dia mau meninggalkan tempat  ini karena dia mau melanjutkan study s2 nya, jadi dia takut tidak akan bertemu dengan saya lagi.

Masih dengan keputusan awal, saya tetap tidak bisa memberikan harapan kalau saya bisa meluangkan waktu untuk bertemu dengan dia. Hal ini bukan disebabkan karena adanya rasa benci dengan dirinya atau apa pun itu, akan tetapi menurut saya, perpisahan itu tidak mesti diakhiri dengan adanya pertemuan terakhir, karena bagi saya hal tersebut justru yang akan menimbulkan moment sulit untuk melepaskan kepergian seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita.

Tidak menyerah, dia terus memaksa bertemu. Alasan lainnya pun diutarakan olehnya:

“di kota ini awal kita bertemu dan menjalin kisah cinta selama 2 tahun, yah..walaupun ini tahun ke- 3 kita sudah tidak lagi terikat sebagai ‘kekasih’, apakah boleh di kota ini juga kita jadikan tempat pertemuan yang mungkin akan menjadi perteuan terakhir kita?”

hmm..

Akhirnya saya memutuskan untuk menyediakan waktu bertemu dengan dia, walau sebenarnya saya tidak terlalu setuju dengan alasan yang dia berikan. Namun, hal ini dikarenakan pendapat seorang teman saya, Vino. Dia berkata:

“terkadang kita lebih bs melepas mereka jk tdk ada pertemuan sblum perpisahan. namun, kita tdk prnh tahu kapankah ada wkt utk bertemu kmbali jk perpisahan itu sdh berlalu. krn ini lah hidup, kt tdk prnh tahu akan hari esok.. akan kah kt msh diijinkan bertemu atau tdk ada wktu lg.. semoga masukkan ini brmanfaat yah Shel..”

Statement Vino otomatis mengubah penolakanku tadi berbalik 180 derajat…

Akhirnya kita bertemu, awalnya saya bersikap dingin di depan dia. Beda sekali dengan kehangatan sikap yang dia hadirkan, bahkan dia sempat mengatakan apakah saya membenci dia? saya cuma menjawab dengan satu kata, yaitu tidak. Walaupun jawaban saya sedikit ketus, namun saya memang sama sekali tidak membenci dia. Hanya saja sudah mulai harus ada batasan antara dia dan saya.

Tidak lama kemudian, dia me-request sebuah lagu untuk saya. Kebetulan di cafe tempat kita bertemu menyediakan  permintaan pemesanan lagu. Saat lantunan lagu itu terdengar, dia langsung memintaku untuk mendengarkan setiap lirik dari lagu tersebut.

For the way you changed my plans
For being the perfect distraction
For the way you took the idea that I have
Of everything that I wanted to have
And made me see there was something missing, oh yeah

For the ending of my first begin
And for the rare and unexpected friend
For the way you’re something that I’d never choose
But at the same time, something I don’t wanna lose
And never wanna be without ever again

You’re the best thing I never knew I needed
So when you were here I had no idea
You the best thing I never knew I needed
So now it’s so clear, I need you here always

My accidental happily
(Ever after)
The way you smile and how you comfort me
(With your laughter)
I must admit you were not a part of my book
But now if you open it up and take a look
You’re the beginning and the end of every chapter

You’re the best thing I never knew I needed
So when you were here I had no idea
(When you were here)
You the best thing I never knew I needed
(That I needed)
So now it’s so clear, I need you here always
(Now it’s so clear)

Who knew that I could be
(Who knew that I could be)
So unexpectedly
(So unexpectedly)
Undeniably happier
Sitting with you right here, right here next to me
Girl, you’re the best

You’re the best thing I never knew I needed
(Said I needed)
So when you were here I had no idea
(When you were here)
(Said I had no idea)
You’re the best thing I never knew I needed
(That I needed)
So now it’s so clear I need you here always
(Now it’s so clear)
(So clear, so clear, I need you always)

Now it’s so clear, I need you here always

Lagu dari Ne-Yo “Never Knew I Needed” itu pun mampu mencairkan suasana di antara kita.

Namun, pada saat itu saya tidak banyak berujar. Dia lebih dominan dalam percakapan ini, banyak sekali hal-hal yang dia utarakan. Bahkan ada satu hal yang membuatku sedikit terenyuh mendengarnya…

Sambil menggenggam jemariku, dia berkata…

“Kamu adalah wanita terbaik yang pernah hadir dalam hidupku, terlalu baik. Hingga terkadang saya merasa tidak pantas memiliki kamu.. Maafkan atas segala hal yang sudah saya lakukan dulu pada kamu, menyakiti kamu dengan mengingkari komitmen yang sudah kita bangun, saya benar-benar menyesali itu.”

Perlahan saya melepaskan genggamannya itu yang sempat merasakan tetesan air matanya yang terjatuh di permukaan kulitku..

Dengan wajah tertunduk dia membasuh wajahnya…

Akhirnya saya pun mendekat dan memeluk dirinya, seakan tak peduli dengan pengunjung lain. Dia membalas pelukku dengan erat dan membisikkan sebuah kalimat.. “aku akan sangat merindukan kamu”.

Saat itu juga mata saya terasa panas, namun saya berusaha untuk menahan agar tidak ada tangisan…

hmm..

Akhirnya pertemuan kita (yang mungkin  akan menjadi pertemuan terakhir) benar-benar diakhiri dengan perpisahan, setelah dia mengantarkan saya pulang… Lambaian tangannya yang mengisyaratkan kepergiaannya pun menutup lembar pertemuan kita di kota ini…

Ada pertemuan pasti ada perpisahan, siap atau tidak siap, pasti kita akan dihadapkan oleh hal itu, jadi usahakanlah untuk mengajarkan diri kita untuk menerima kenyataan tersebut…

satu hal untuk dirimu yang tak bisa kuutarakan langsung pada saat pertemuan yang mungkin menjadi pertemuan terakhir kita kemarin…
Aku juga akan sangat merindukan kamu… “OLLAND”

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: