Rishela's Blog

kereta nirwana sang senja

Hembusan terakhir…

Kusambut tanganmu dalam galaunya hatiku

Tenang kurasa jiwa ini bermukim diburit nadimu

Senjamu meneduhkan nirwana ini

Nirwana yang tak ingin merasakan sengatnya tarian mentari

Kau sibakkan airmataku dalam lembutnya ucapmu

Kau lenyapkan kehampaan dalam palung jiwaku


Namun kini…

Suara-suara lirih merundung naunganmu

Senjamu tak lagi kukecap

Sungguh kau telah lenyap

Kereta ini tak ingin memiliki perhentian

Terus berjalan dalam pelukkan embun

Terukir duka menyelimuti nirwana

Nirwana yang kehilangan indahnya sang Senja


Lantunan kidung yang bergaung

Semata menghantar Senja pada mendung

Kepal angan ini pun telah enyah

Remuk bersama hembusan resah

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: