Rishela's Blog

kereta nirwana sang senja

Terpaan memori itu menghempas jiwaku

kau pergi tanpa kata..

kau meninggalkanku tanpa sebuah pelukkan..

aku benci caramu!!!

Aku ga tahu mau jelasin perasaan aku saat ini gimana, kesal, benci, kecewa, sedih bahkan menyesal… semua berkumpul menjadi satu..!!! semua begitu cepat!!! bahkan tak ada kata ‘sampai ketemu lagi’..

Malam itu, tepatnya hari sabtu, 10 Oct 2009…

Ada sms masuk…

Meri: “Bukne, dikau ada rencana ke Jatos (salah satu toko besar (belum pantes dibilang mall) di Jatinangor) tak?”

Me: “Ga say, perutku lg mules banget, semalam makan Gehu (tahu) pedas, wadaw…sakitnya maknyusss…”

Meri: “Haha.. baiklah, aku mau ke Jatos, ga mau nitip apa-apa?”

Me: “Nitip beliin Happytos aja deh say.. Tapi emangnya kamu mau ke sini?”

………………………………. (udah ga ada balesan apapun.. dan beberapa menit kemudian Meri datang ke kostan aku).

Begitu sampai di kostan aku Meri langsung bersih-bersih dan seperti biasa dia langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur…

inilah percakapan kita saat itu…

Me: “gimana ujiannya Mer? (Meri baru saja mengikuti tes penerimaan pegawai).”

Meri: “yaa.. lumayanlah Ris..”

Me: “Lumayan bagi kamu, passti susah nih untuk aku…hehehe”

Meri: “ga kok, beneran lumayan… Ris, aku mau tidur bentar… Btw, ini jam berapa?”

Me: “Jam 1/2 6 PM Mer…”

Meri: “Bangunin aku jam 1/2 7  yah Ris…”

Me: “Iya Mer…”

Saat itu semua berjalan seperti biasa dan tidak ada perasaan apapun yang meliputi hatiku… aku mengerjakan semua kegiatanku seperti biasa dan Meri mulai memejamkan matanya…

Belum sampai 15menit, Meri terbangun…

Me: “Ga jadi tidur Mer?”

Meri: “duh, ga bisa tidur nih…”

Me: “yaudah, kamu online aja nih.. aku udah ga online kok…(secara otomatis aku langsung logout dari facebook dan WP)”

Meri: “hmmm.. yaudah, Online bentar yah…”

Me: “Iya Mer… Oia, YM aku masih on, gapapa yah?”

Meri: “Iya, gapapa…”

beberapa menit kemudian HP Meri berdenting, seseorang menelponnya… Meri pun beranjak dan mulai ngobrol dengan temannya itu…

Karena ga tahu mau ngapain, akhirnya aku memutuskan untuk chatting dengan beberapa orang… tak lama kemudian, Meri selesai bercakap-cakap tapi aku masih saja betah berlama-lama ngobrol dengan pacar dan teman aku melalui YM..

Sadar aku tidak akan beranjak dan menghentikan percakapanku, Meri memutuskan untuk bersiap-siap pulang…

Meri: “Aku pulang ya Ris, aku mau mandi dulu… Tadi dari Bandung aku langsung kesini, jadi berasa banget nih gerahnya”

Me: “Loh??? kok pulang Mer??? (sambil menatap monitor yang berisi beberapa chat box). ini lanjutin aja onlinenya, aku cuma bentar kok…”

Meri: “Ga ahh, aku mau pulang aja… Gerah banget… (sambil beranjak dan melangkahkan kakinya menuju pintu).”

tiba-tiba HP aku berdenting dan aku pun mulai bicara dengan seseorang nun jauh di sana…

Me: (berhenti ngobrol sejenak dengan si penelpon) “Yah… berarti kita tidak malam  mingguan bareng nih Mer??? Bener nih kamu pulang… Mer??? Oia, ini harga Happytosnya berapa??? *sambil menyodorkan uang kearah Meri”

Meri: “udahlah, anggap aja itu oleh-oleh dari aku” (benar-benar tidak seperti biasanya)

Meri terus melangkah tanpa memalingkan wajahnya padaku (tidak seperti biasanya) dan dia pun tidak menjawab pertanyaanku sama sekali…

Meri memang orang yang sedikit cuek, tapi cueknya Meri pada saat itu sepertinya tak biasa…

Hari pun berlalu tanpa ada cerita malam minggu yang sempurna bersama aku dan Meri…

Keesokan harinya tepat hari Minggu, 11 Oct 2009…

Hp aku berdenting tepat pukul 1.11 PM, aku langsung meraihnya dan tertulis di layar HP Meri’s calling..

Aku langsung mengangkatnya dan berbicang dengan Meri…

Meri: “Lagi ngapain Ris?”

Me: “Lagi online aja Mer, Meri lagi ngapain?? Mau kesini??”

Meri: “Ga kok, aku cuma mau bilang… Aku pamit ya Ris…”

Me: “Hah?? Pamit?? Emang Meri mau kemana?? sini ke kostan Riris ajah, sepi nih.. bosen juga..”

Meri: “Aku serius Ris.. Aku udah nyampe Medan (kampung halaman Meri) semalam berangkat jam 11…”

Tiba-tiba airmata aku menetes dan semakin tak terkendali… Aku berusaha meyakinkan diriku bahwa aku sedang tak bermimpi dan suara ini menyatakan bahwa dia sudah tidak ada di dekatku lagi…

Me: “Merr… (dengan suara lirih) kamu bohong kan??”

Meri: “Masa aku bohong Ris, enggak… beneran ini… Setengah jam lagi aku nyampe rumah…”

Masih terus menangis dan sambil mengingat malam minggu yang kita lewati kemarin, sama sekali tak berksesan dan aku semakin menyesali waktu yang kubuang percuma tanpa menyisakan sedikit waktu bersama sahabatku itu…

Me: “Meriiii.. kok jahat banget sih sama Riris?? kenapa ga ngomong kalo Meri mau pulang?? Meri kenapa pergi begitu saja?? kapan Meri kembali??? Riris ga suka cara Meri..!!” (suara yang lembut tiba-tiba menjadi parau dan suasana yang tadinya ceria berganti syahdu..)

Meri: “Aku ga mungkin aja ngomong ke kamu kalo aku mau pulang malam itu, bisa-bisa suasana hatimu yang lagi ceria berubah 180 derajat..”

Me: “Aku ga suka cara kamu Mer… Kita belum sempat ngobrol di waktu-waktu terakhir kita… Riris sedih banget Mer.. Ga gini Caranya!!!!”

Meri: “Ris, udah yaa.. Jangan nangis.. maafin aku… plissss”

Hati aku benar-benar tidak terima, aku pun memutuskan untuk menutup Telepon…

Sampai aku menulis cerita ini pun, airmataku masih terus berlinang.. ga tahu apa yang harus aku lakukan.. hanya bisa menangis.. dan terus menyeseli malam itu…

*aku akan sangat merindukan dirimu sahabatku*

tears

2 Comments»

  thypon wrote @

aku sih setuju dgn pendapat seorg tmnmu di FB tuh..
emg kadang org berpikir utk tdk menyakiti, walaupun sebnrnya lebih menyakiti kyk gitu…
(dulu jg kyk gitu soalnya hihihi….)
dibawa positif aja sih.. seorang sahabat walaupun jauh ttp aja sahabat.. ^^

  rishela wrote @

sama kayak kamu dulu… T__T


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: